Keinginan Donald Trump untuk menguasai Greenland ternyata belum padam. Wilayah otonom Denmark itu terus memikat perhatian mantan presiden Amerika Serikat itu, meski mendapat penolakan keras dari pemerintah Denmark.
Menurut sejumlah laporan, ambisi ini sudah diungkapkannya bahkan sebelum ia resmi memulai periode kedua kepresidenannya. Intinya sederhana: dia ingin membeli pulau terbesar di dunia tersebut.
"Kami akan membuat Anda tetap aman, kami akan membuat Anda kaya," janji Trump dalam sebuah pidato, seperti dilansir Reuters awal Maret 2025. Gayanya khas, penuh keyakinan. "Bersama-sama, kita akan membawa Greenland ke level yang belum pernah Anda bayangkan sebelumnya."
Dia beralasan, pulau itu sangat penting bagi keamanan militer AS. Luasnya yang luar biasa, sementara populasinya kecil, menjadikannya aset strategis.
Meski sempat tenggelam di tengah berbagai ketegangan luar negeri lainnya, isu Greenland kembali mencuat menjelang akhir 2025. Pemicunya adalah penunjukan Gubernur Louisiana, Jeff Landry, sebagai utusan khusus untuk Greenland oleh Trump pada 21 Desember.
Artikel Terkait
Doktif Tuntut Penyitaan Akun Medsos dr Richard Lee di Polda Metro
Washington Klaim Kendali Penuh atas Venezuela, Minyak Jadi Taruhan Utama
Pemeriksaan dr. Richard Lee Dihentikan Dini Hari, Kesehatan Tersangka Memburuk
Pemeriksaan Richard Lee Terhenti di Tengah Malam, Penahanan Ditunda