Rudin, seorang nelayan, mengeluh kayu-kayu itu bertebaran di perairan. "Menghambat keluar masuk kapal," katanya. Mereka jadi was-was, khawatir kapal kecil mereka bisa rusak jika menabrak kayu yang mengambang.
Menurut Rudin, jenis dan potongan kayu yang terdampar itu asing. Ia menduga kuat kayu itu terbawa arus dari seberang, mungkin dari Sumatera, setelah cuaca ekstrim melanda. "Yang jauh lah. Soalnya kayu model begini nggak ada di Pandeglang," tuturnya.
Dari pihak pemerintah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Pandeglang, Winarno, mengaku mendapat informasi yang serupa dari warga. "Info dari warga berasal dari luar Banten," katanya saat dihubungi terpisah.
Winarno tak tahu persis jumlah kayu yang terdampar. Namun, ia menyatakan bahwa sampah kayu tersebut sudah ditangani. "Sudah dibersihkan," klaimnya singkat.
Artikel Terkait
Vonis Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun Menanti Sembilan Terdakwa Hari Ini
Polisi Tangkap Debt Collector Diduga Penusuk Advokat di Semarang
Presiden Prabowo Disambut Pengawalan Jet Tempur F-16 dalam Kunjungan ke Yordania
DPRD DKI Desak Penertiban 185 Lapangan Padel Tanpa Izin Bangunan