Minggu pagi yang seharusnya tenang di Kelapa Gading, Jakarta Utara, berubah jadi mencekam bagi seorang wanita berinisial RAF (33). Ia baru saja akan beribadah ke gereja ketika tasnya direnggut paksa. Polisi kini memburu pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, mengonfirmasi kejadian itu. Menurutnya, korban mengalami kerugian materi yang cukup signifikan.
"Akibat aksi pidana tersebut, korban kehilangan satu tas dengan dokumen serta iPhone 16," ujar Kiki, seperti dilansir Antara, Selasa (6/1/2026).
Lokasi kejadiannya persis di depan Gerbang Selatan Gading Kirana, di Jalan Boulevard Artha Gading. Pagi itu, sekitar pukul 10.30 WIB, RAF sedang dalam perjalanan ibadah ke sebuah gereja yang berlokasi di sebuah hotel.
Ceritanya begini. Parkiran hotel saat itu penuh, sehingga mobil RAF terpaksa parkir di sekitar ruko. Saat ia hendak menaiki mobil jemputan dari gereja, tiba-tiba dua orang pria mengendarai motor mendekat. Gerakannya cepat. Salah satunya langsung merampas tas yang dibawa korban.
"Korban sempat menahan tas tapi tidak kuat dan terjatuh," jelas AKP Kiki.
Untungnya, aksi itu tidak luput dari perhatian. Petugas keamanan setempat menjadi saksi dan segera melaporkannya ke polisi. Korban sendiri juga langsung melapor ke Polsek Kelapa Gading.
Menanggapi laporan itu, Unit Reskrim langsung bergerak. Mereka melakukan olah tempat kejadian pada Minggu sore. Upaya penyelidikan pun digenjot.
"Kami mengambil keterangan dari sejumlah saksi dan memeriksa CCTV di kawasan tersebut untuk mengungkap pelaku kasus ini," tambah Kiki.
Hingga saat ini, pelaku yang diduga berdua itu masih diburu. Polisi berharap rekaman CCTV dan kesaksian warga bisa mengantar mereka pada pelaku. Sebuah aksi kriminal di pagi hari yang mengganggu ketenangan, sekaligus mengingatkan kita untuk selalu waspada.
Artikel Terkait
AHY Dukung Penuh Putusan MK: Partai Politik Wajib Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan atau Gugur di Dapil
Ledakan Pabrik Kertas di Washington Tewaskan Satu Orang, Sembilan Hilang Akibat Tangki Kimia Runtuh
KPK Temukan Indikasi Intervensi ke Pekerja Outsourcing untuk Menangkan Bupati Pekalongan di Pilkada
Majelis Etik Ombudsman Putuskan Nasib Ketua Nonaktif Tersangka Suap Pekan Depan