Tembakan Pecah Malam di Istana Miraflores Usai Pelantikan Presiden Sementara

- Selasa, 06 Januari 2026 | 10:50 WIB
Tembakan Pecah Malam di Istana Miraflores Usai Pelantikan Presiden Sementara

Suara tembakan kembali memecah keheningan malam di sekitar Istana Kepresidenan Venezuela. Kejadian ini berlangsung Senin (5/1) tengah malam, hanya berselang beberapa hari setelah ibu kota Caracas digempur pasukan AS dan Presiden Nicolas Maduro ditangkap. Situasinya mencekam.

Namun begitu, seorang sumber dalam pemerintahan mengklaim keadaan sudah bisa dikendalikan. Pernyataan itu disampaikan kepada AFP, Selasa (6/1/2026).

Menurut sumber tersebut, penyebab keributan itu adalah sejumlah drone tak dikenal yang terlihat melayang-layang di atas Istana Miraflores, tepat di jantung kota Caracas. Drone-drone itu muncul sekitar pukul delapan malam waktu setempat. Sebagai respons, pasukan keamanan tak ragu melepaskan tembakan.

Insiden tembak-menembak ini punya timing yang sensitif. Cuma beberapa jam sebelumnya, Delcy Rodriguez baru saja dilantik jadi presiden sementara, menggantikan Maduro yang digulingkan lewat operasi militer Amerika.

Keresahan juga dirasakan warga biasa. Seorang penduduk yang rumahnya cuma lima blok dari istana mengaku mendengar rentetan tembakan itu.

"Suaranya tidak sehebat saat serangan AS Sabtu dini hari yang lalu," ujarnya, memilih untuk tidak disebutkan namanya. Ia menambahkan, insiden itu cuma berlangsung singkat, kira-kira semenit.

"Saya langsung mikir, jangan-jangan ada pesawat lagi. Saya lihat ke atas, tapi kosong. Cuma ada dua titik lampu merah di angkasa,"

kata warga itu, menggambarkan kesaksiannya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar