Menhub Siapkan Aturan Truk Lebih Ketat untuk Meredam Banjir Mudik Lebaran

- Senin, 05 Januari 2026 | 14:30 WIB
Menhub Siapkan Aturan Truk Lebih Ketat untuk Meredam Banjir Mudik Lebaran

Aturan pembatasan truk sumbu tiga dinilai berhasil meredam kepadatan jalan saat libur Natal dan Tahun Baru kemarin. Hal itu diungkapkan langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Namun begitu, dia menyebut aturan serupa bakal diterapkan dengan lebih ketat saat momen mudik Lebaran nanti.

Alasannya sederhana: volume kendaraan. Menurut Dudy, saat Nataru lalu pembatasan truk dilakukan secara dinamis karena arusnya tak terlalu tinggi. Tapi situasi Lebaran jelas beda. "Volumenya kan akan lebih meningkat," ujarnya. Karena itulah, pengetatan aturan dipandang perlu.

"Ya, jadi kalau yang tahun Nataru kali ini kan kita memang sifatnya dinamis, sifatnya dinamis, kita melihat kondisi. Tapi kalau nanti di Lebaran, volumenya kan akan lebih meningkat, tentunya kita akan lebih strict terhadap pemberlakuan pembatasan,"

kata Dudy di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

Di sisi lain, tujuan utama kebijakan ini bukan sekadar mengurai kemacetan. Keselamatan jadi poin kunci yang terus ditekankan. "Prioritas utama kita adalah keselamatan, itu yang, yang perlu kita tekankan," tegas Dudy. Angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik harus ditekan.

Menhub mengakui, kebijakan ini pasti berdampak pada para pengusaha angkutan. Pihaknya akan berembuk dan meminta pengertian. Semua ini, klaimnya, demi keselamatan jutaan pemudik yang membanjiri jalan raya.

Selain pembatasan truk, ada satu opsi lain yang dianggap ampuh: work from anywhere atau WFA. Kebijakan yang sempat diterapkan sebelumnya ini kemungkinan akan dihidupkan kembali. Rencananya, Kemenhub akan berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri.


Halaman:

Komentar