Brankas Kosong dan Percakapan Maut yang Akhiri Nyawa Bocah Politikus

- Senin, 05 Januari 2026 | 12:00 WIB
Brankas Kosong dan Percakapan Maut yang Akhiri Nyawa Bocah Politikus

“Ayahmu di mana?” tanya pelaku.

“Keluar,” jawab korban.

“Tahu kunci brankas ditaruh di mana?”

“Tidak tahu, mungkin kakak yang tahu,” ujar sambil menunjuk kamar kakaknya di lantai yang sama.

Itu adalah percakapan terakhirnya. Korban kemudian dibawa ke balik lemari dan diikat. Tapi anak itu melawan. Perlawanan itu dibalas pelaku dengan cara yang brutal: tusukan.

“Korban teriak, semakin ditusuk,” jelas Dian dengan nada berat.

Usai aksi penusukan, pelaku buru-buru turun. Kembali ke brankas yang tadi dia obrak-abrik. Bekas darah korban ditemukan di atasnya, termasuk pada tombol kode brankas itu, menjadi saksi bisu kekejaman yang terjadi di lantai atas.


Halaman:

Komentar