Ledakan dan tembakan mengguncang Caracas dini hari Sabtu lalu. Kini, hitungan korban mulai jelas, dan angkanya pahit. Pemerintah Kuba baru saja mengumumkan sedikitnya 32 warganya tewas selama serangan militer Amerika Serikat di ibu kota Venezuela itu. Operasi yang berakhir dengan ditangkapnya Presiden Nicolas Maduro itu memang memicu kecaman dari berbagai pihak.
Tak butuh waktu lama bagi sekutu-sekutu Caracas untuk bersuara. Havana, misalnya, langsung melontarkan reaksi keras terhadap Washington. Mereka menyebut aksi militer AS itu tak bisa diterima.
Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel, bahkan punya sebutan khusus untuk serangan tersebut.
"Ini adalah serangan kriminal," ujarnya dengan nada tegas. "Zona perdamaian kita sedang diserang secara brutal."
Artikel Terkait
AJ Bramah Cetak 35 Poin dan Bawa Tim Yudha Juara di IBL All-Star 2026
Wali Kota Semarang Kunjungi dan Beri Bantuan kepada Korban Pembegalan di Jalan Halmahera
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar