Di sisi lain, pemerintahan Trump sebenarnya membuka pintu untuk kerjasama. Syaratnya, tujuan AS harus dipenuhi termasuk soal akses investasi AS ke cadangan minyak mentah Venezuela yang sangat besar itu.
Trump bahkan punya visi yang lebih jauh. Dalam wawancaranya, dia bicara tentang membangun kembali Venezuela dari puing-puing.
"Membangun kembali bukan hal buruk, dalam kasus Venezuela," katanya.
Lalu dengan nada khasnya, dia menambahkan, "Negara itu sudah hancur. Negara gagal. Benar-benar gagal. Sebuah bencana dalam segala hal."
Jadi, begitulah situasinya sekarang. Sebuah ultimatum menggantung, sementara di Caracas, pemimpin baru sudah bersiap untuk perlawanan.
Artikel Terkait
Ekonomi Biru Buktikan Hasil: Produksi dan Ekspor Perikanan Naik, Konservasi Laut Meluas
Prabowo Umumkan Swasembada Pangan di Tengah Hamparan Padi Menguning Karawang
KJP Plus Tahap Kedua Cair, Siswa Jakarta Bisa Sekolah Sambil Jalan-Jalan
Pembongkaran Monorel Jakarta Digelar Malam Hari, Jalan Tetap Dibuka