Video Viral Ungkap Kronologi Penusukan di Kemang Berawal dari Perselisihan Jalan

- Minggu, 04 Januari 2026 | 14:30 WIB
Video Viral Ungkap Kronologi Penusukan di Kemang Berawal dari Perselisihan Jalan
Peristiwa Kemang

Video cekcok berdarah di Kemang, Jakarta Selatan, ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang pria akhirnya menjadi korban penusukan. Polisi kini turun tangan menyelidiki kasus yang memicu kehebohan ini.

Rekaman yang viral sejak Minggu (4/1/2026) itu cukup jelas. Tampak rekan korban dengan sengaja mengarahkan kamera ponselnya ke wajah pelaku, seolah ingin mendokumentasikan identitasnya. Tak lama, tiga orang yang berboncengan di satu motor itu pun buru-buru meninggalkan lokasi.

"Liatin mukanya ya, mobil gua ditonjok-tonjok," ujar suara di balik kamera, terdengar penuh emosi.

Sementara dari arah pelaku, ada suara permintaan maaf yang terucap. "Bang, sorry ya bang ya," kata salah seorang dari mereka sebelum pergi.

Menurut narasi yang menyertai video, kejadian sebenarnya berlangsung lebih awal, tepatnya pada Kamis (1/1). Saat itu, korban bersama dua temannya sedang dalam perjalanan menggunakan mobil menuju Depok. Tiba-tiba saja, tiga orang tak dikenal menyerang kendaraan mereka. Situasi sempat berhasil dilerai, tapi malah berakhir tragis. Korban mendapat pukulan dan yang lebih parah, tusukan benda tajam.

Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key, membenarkan insiden ini. Menurutnya, korban langsung dilarikan untuk mendapatkan pertolongan.

"Ya, kronologinya kurang lebih kan itu sudah ada videonya seperti itu. Nah, penanganannya itu kan dari RSUD Mampang itu kita bawa ya. Dari Polsek kita antar ke Kramat Jati untuk perawatan lebih lanjut terkait dengan korban, sekalian visum," jelas Wahid saat dikonfirmasi pada Minggu (4/1).

Dia menambahkan, penyelidikan sudah digeber. Anggota di lapangan sedang berusaha mengidentifikasi pelaku dan memeriksa sejumlah saksi.

"Penanganannya, anggota sudah melakukan penyelidikan, olah TKP ya untuk mengenali ciri-ciri pelaku sebagaimana ada yang di gambar. Kita sudah memeriksa beberapa saksi ya mudah-mudahan segera didapatkan titik terang. Sementara seperti itu," tuturnya.

Lantas, apa pemicu semua ini? Wahid mengungkapkan, akar masalahnya sepele: perselisihan di jalan raya antara pengendara mobil dan motor. Namun, tensi yang tinggi membuatnya berujung kekerasan ekstrem.

"Ya kalau dari keterangan yang dihimpun itu terjadi inilah ya, perselisihan. Perselisihan di jalan, karena yang satu mengendarai sepeda motor yang satu mengendarai mobil. Itu ada perselisihan, nah kemudian berakhir dengan adanya penusukan oleh salah satu pelaku," ucap Wahid menerangkan.

Kasus ini kembali menyoroti betapa konflik lalu lintas yang awalnya kecil, bisa meledak menjadi kekerasan fisik yang serius. Publik kini menunggu, apakah polisi bisa segera menangkap ketiga pelaku yang masih buron itu.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar