Pengacara keluarga korban, Azam Khan, mendesak penyelidikan menyeluruh atas kematian tiga orang dalam satu rumah di Tanjung Priok. Rencananya, ia bersama keluarga akan mendatangi Polres Jakarta Utara hari Senin nanti. Tujuannya jelas: menanyakan langsung hasil autopsi yang telah dilakukan.
"Iya, kita akan coba ke arah itu apa hasilnya," ujar Azam saat ditemui di rumah duka, Sabtu lalu.
Suasana di lokasi masih terasa berat. Azam melanjutkan, "Kalau pun hasilnya 'Oh ya keracunan', ya sudah. Keracunannya itu dari apa? Lalu kita akan coba berkoordinasi. Ini beli di mana? Kalau ada tas kresek atau bungkus yang dibuang, ada mereknya kan, itu bisa ditelusuri."
Menurutnya, keluarga korban belum memiliki kecurigaan spesifik ke pihak mana pun. Pikiran mereka masih berusaha menyambung-ingat, mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi. Namun, jika nanti terbukti keracunan, maka asal-usul makanan atau minuman yang dikonsumsi harus menjadi titik terang penyelidikan.
"Sebelumnya belum bicara soal itu. Mereka masih mencoba meng-link-kan pikirannya. Tapi menurut Mas Taufik, belum ada kecurigaan ke mana-mana. Tapi akan dicari ke mana," jelas Azam.
Artikel Terkait
Eddy Hiariej Buka Suara: Tiga Jenis Penangkapan di KUHAP Baru Tak Perlu Izin Hakim
Eddy Hiariej Bantah Isu Polisi Superpower, Klaim KUHAP Baru Beri Kepastian Hukum
Setelah Banjir Terus Menerjang, 200 Santri di Bali Bertahan Belajar Tanpa Meja dan Buku
Nadiem Makarim Hadapi Dakwaan Chromebook, Disambut Sorak Driver Ojol di Pengadilan