Jadwalnya berjalan ketat. Jenazah almarhum diberangkatkan menuju kampus putri di Mantingan itu sekitar pukul 2:30 sore. Perkiraannya, salat jenazah di sana bakal digelar antara pukul 3:30 sampai 4 sore. Cukup padat.
Usai dari Mantingan, perjalanan dilanjutkan. Rombongan akan menuju Universitas Darussalam Gontor di Kampus Siman. Di Masjid Jami' UNIDA Siman, jadwal salat jenazah berikutnya ditetapkan pada pukul 6:30 malam.
Malam harinya, jenazah kemudian dibawa pulang ke kawasan Gontor. Menurut rencana, jenazah akan disemayamkan sebentar di rumah duka depan Gedung Gambia. Baru kemudian, sekitar pukul 9 malam, akan dipindahkan ke Rumah Keprabon atau Kantor Pimpinan untuk disemayamkan hingga waktu pemakaman.
Suasana duka jelas menyelimuti kompleks pesantren yang luas itu. Kepergian salah satu tokoh sentralnya tentu meninggalkan duka yang dalam bagi seluruh keluarga besar Gontor.
Artikel Terkait
Netanyahu dan Trump Bersahutan, Ancaman ke Iran Kian Menggema
Sekolah Rakyat: Menghidupkan Mimpi Anak yang Terlupakan
Tembakan Pecah Malam di Istana Miraflores Usai Pelantikan Presiden Sementara
Dua Pemuda Diamankan Usai Pakai Sabu di Tongkrongan Jakarta Timur