Di sisi lain, TNI AL lewat pernyataan resminya menyampaikan rasa duka yang mendalam. Mereka juga tak menyangka insiden memilukan seperti ini bisa terjadi.
"TNI AL menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban terkait insiden penganiayaan yang terjadi," ungkapnya.
"TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas," imbuh dia.
Soal proses hukum, Tunggul memastikan langkah tegas sudah diambil. Saat ini, Serda M tidak berkutik. Ia sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer Kodaeral III untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer," tegas Tunggul.
Artikel Terkait
Para Menteri Naik Motor Matic, Menembus Macet 5 Km Menuju Panen Raya
Israel Akui Somaliland, Kunjungan Menteri Saar Picu Badai Diplomasi
Prabowo Gelar Retret Kabinet Kedua, Evaluasi Kinerja Setahun Pemerintahan
Aksi Nekat Avanza Seret Motor, Bekasi Heboh Lagi