Di sisi lain, TNI AL lewat pernyataan resminya menyampaikan rasa duka yang mendalam. Mereka juga tak menyangka insiden memilukan seperti ini bisa terjadi.
"TNI AL menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban terkait insiden penganiayaan yang terjadi," ungkapnya.
"TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas," imbuh dia.
Soal proses hukum, Tunggul memastikan langkah tegas sudah diambil. Saat ini, Serda M tidak berkutik. Ia sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer Kodaeral III untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer," tegas Tunggul.
Artikel Terkait
Satgas Rehabilitasi Bencana Sumatera Pastikan Bantuan Hunian dan Dapur Umum di Huntara
Gus Yaqut Hadiri Sidang Praperadilan Pertama Terkait Kasus Kuota Haji
DPR Minta Penundaan Impor Kendaraan India untuk Program Koperasi Desa
Sahur On the Road Ilegal di Jombang Picu Kontroversi