Sabtu dini hari waktu setempat, langit di beberapa wilayah Venezuela mendadak berubah. Serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat memicu gelombang kecaman internasional yang cepat. Iran, sekutu utama Caracas, termasuk yang paling keras menyuarakan protes.
Lewat pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri yang dikutip media seperti AFP dan CNN, Teheran tak main-main dengan kata-katanya. Mereka menyebut aksi AS itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Venezuela.
Begitu bunyi kutipan pernyataan itu, yang juga dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Iran, Press TV. Intinya jelas: ini dianggap langkah berbahaya yang menginjak-injak Piagam PBB.
Di sisi lain, pemerintahan Presiden Nicolas Maduro sendiri melontarkan tuduhan pedas. Mereka menyebutnya sebagai "agresi militer yang sangat serius dan berat" yang menyasar area Caracas, serta negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira. Suasana di ibu kota pasti mencekam.
Artikel Terkait
Ribuan Warga Padati Kemayoran, Gubernur Soroti Peran Keluarga dalam Perayaan Natal Bersama
Hanif Dhakiri Desak Pengawasan Proaktif untuk Jaga Data Nasabah
Gempa Lembut Menggoyang Pangandaran Dini Hari Tadi
Sheinbaum Siap Hadapi Trump, Tolak Ancaman Serangan Darat ke Meksiko