Namun begitu, dari Washington datang konfirmasi dan klaim yang justru bikin situasi makin panas. Presiden Donald Trump dengan gamblang mengakui serangan itu. Ia menyebutnya sebagai operasi "skala besar" yang sukses. Bahkan, Trump membuat pernyataan mengejutkan bahwa Maduro telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.
Iran tak cuma mengkritik. Mereka memberi peringatan keras soal konsekuensi aksi AS ini. Menurut mereka, agresi terhadap sebuah negara anggota PBB bukan cuma urusan regional. Ini masalah global yang bakal menggoyang tatanan internasional.
"Konsekuensinya akan mempengaruhi seluruh sistem internasional," begitu bunyi peringatan itu. Sekilas terdengar seperti retorika, tapi di tengah ketegangan geopolitik sekarang, ancaman seperti ini jarang dianggap sepele.
Gelombang kecaman, perlu dicatat, tak cuma datang dari Teheran. Negara-negara Amerika Latin seperti Kuba dan Kolombia juga ikut menyuarakan protes yang serupa. Rasanya, langkah AS kali ini telah membuka babak baru yang rumit. Kita lihat saja bagaimana riak-riak ini nantinya berkembang.
Artikel Terkait
Fortuner Tabrak Sigra yang Berhenti di Bahu Jalan Gading Serpong
Persib Hadapi Ujian Berat dari Bali United di GBLA, Perjuangkan Puncak Klasemen
DPD Soroti Peran Strategis Perempuan Bentuk Karakter Bangsa di Era Digital
Satu Hilang Diterjang Arus Usai Kecelakaan di Jembatan Sungai Pelus Banyumas