Operasi Lilin Diperpanjang, Destinasi Wisata Masih Ramai Pascanataru

- Jumat, 02 Januari 2026 | 16:45 WIB
Operasi Lilin Diperpanjang, Destinasi Wisata Masih Ramai Pascanataru

Meski libur Natal dan Tahun Baru sudah di penghujung, suasana di sejumlah destinasi wisata ternyata belum sepi. Irjen Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri, mengungkapkan hal itu usai memantau langsung kondisi di lapangan. Dia meminta jajarannya untuk tak kendur siaga.

"Tempat-tempat wisata masih ada peningkatan kunjungan masyarakat," katanya.

Agus memberi contoh, kawasan Malang Raya dan Batu masih terlihat ramai pengunjung. Meski begitu, pergerakannya tidak terlalu signifikan dan situasinya sudah sangat kondusif. Pernyataan itu dia sampaikan dalam apel KRYD di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jumat (2/1/2026).

Menurut sejumlah pantauan, lalu lintas menuju kawasan wisata juga masih terbilang lancar. Irjen Agus menyebut dia sudah mengecek langsung sejumlah titik seperti Gadog dan Nagreg. "Lalu lintasnya cukup terkendali," ucapnya.

Rencananya, setelah apel ini, dia akan kembali turun ke salah satu tempat wisata untuk memastikan keamanan.

Melihat dinamika yang masih berlangsung, keputusan pun diambil. Operasi Lilin resmi diperpanjang melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Alasannya jelas: situasi keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas diperkirakan masih butuh pengawalan ketat dari polisi.

"Jadi diperkirakan nanti selesai jam 00.00 WIB dilanjutkan kegiatan KRYD," jelas Agus.

Dia mengapresiasi kinerja anggotanya selama ini. Namun, dia menekankan, KRYD ini tetap penting. Tujuannya untuk mengelola kamseltibcarlantas dan harkamtibmas dengan baik.

Untuk dua hari ke depan, dia meminta seluruh jajaran tetap solid. Fokusnya adalah mengawal arus balik masyarakat usai libur Nataru. Setiap posko harus tetap beroperasi, memantau mulai dari tempat wisata yang masih ramai hingga pelabuhan penyeberangan.

"Semua lini tolong dicek, empat klaster itu harus dicek," tegasnya.

Pantauan harus menyeluruh. Situasi di tol, jalan arteri, jalan nasional, sampai jalan alternatif semuanya tidak boleh terlewat.

"Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong posko cek semuanya," imbuh Irjen Agus dengan nada serius.

Pesan terakhirnya jelas: dalam operasi ini, tidak ada tempat untuk main-main. Personel harus betul-betul ada di lapangan dan memahami situasi dengan baik.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar