Kembali ke TKP awal di Tambora, akibatnya sungguh tragis. Dua nyawa melayang. Korban pertama adalah Satrio (16), pengendara motor Honda PCX. Ia tewas di tempat kejadian. Temannya, Valentino (19) yang membonceng, sempat dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya menghembuskan napas terakhir di RSUD Tarakan.
"Yang meninggal dunia di TKP pertama Tanah Sereal adalah pengemudi motor PCX, langsung dibawa ke RSUD Tangerang, yang penumpang meninggal dalam perawatan di RSUD Tarakan," jelas AKBP Ojo.
Keduanya mengalami luka parah di kepala, kaki, dan tangan. Tak cuma mereka, tiga orang lagi terluka. Mereka adalah Rai Nazril Jibran (17) dan Alfinza (16) yang sama-sama naik motor serta seorang bocah pejalan kaki bernama M Devran yang baru berusia 10 tahun. Ketiganya kini masih dirawat di RSUD Tarakan dengan luka-luka di tangan, kaki, dan kepala. Kondisi mereka masih diawasi.
Pelaku pengemudi mobil, seorang pria berinisial JC, kini sudah diamankan pihak berwajib. Rentetan kejadian mencekam dalam beberapa jam itu meninggalkan duka dan pertanyaan besar tentang keselamatan di jalan raya.
Artikel Terkait
Lebih dari 55 Siswa Keracunan, BGN Tangguhkan Dapur Makan Bergizi Gratis di Pondok Kelapa
Polisi Lacak Pelaku Insiden Senggol dan Rebut Kunci di Tol Kemayoran
Gubernur Pramono Soroti Peran Muhammadiyah dalam Modernisasi Tradisi Halal Bihalal
Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Regulasi Masih Tertinggal