Dini hari yang sepi di Tambora, Jakarta Barat, tiba-tiba pecah oleh sura dentuman dan teriakan. Sebuah mobil Mazda CX-5 hitam, dikemudikan seorang pria, menghantam beberapa sepeda motor dan seorang pejalan kaki di Jalan Tanah Sereal IV. Kejadiannya sekitar pukul 02.20 WIB. Korban langsung berjatuhan.
Massa yang marah pun bergerak. Mereka mengejar mobil hitam itu yang melarikan diri. Kejar-kejaran mencekam terjadi, melintasi wilayah hingga ke Jakarta Utara. Sang pengemudi, sepertinya panik, nekat melawan arus lalu lintas.
Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, situasinya semakin kacau.
"Penabrak gunakan mobil Mazda lari ke wilayah Jakut dikejar massa, melawan arus, terobos palang pintu kemudian tersenggol kereta, kemudian diamuk massa,"
Begitu penjelasan Ruslani pada Jumat (2/1/2026). Ya, di sebuah perlintasan kereta api di Jakarta Utara, mobil itu akhirnya terserempet kereta setelah nekat menerobos palang pintu. Itu bukan akhir cerita. Massa yang sudah emosi langsung mengamuk dan menghajar mobil serta pengemudinya.
Kembali ke TKP awal di Tambora, akibatnya sungguh tragis. Dua nyawa melayang. Korban pertama adalah Satrio (16), pengendara motor Honda PCX. Ia tewas di tempat kejadian. Temannya, Valentino (19) yang membonceng, sempat dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya menghembuskan napas terakhir di RSUD Tarakan.
"Yang meninggal dunia di TKP pertama Tanah Sereal adalah pengemudi motor PCX, langsung dibawa ke RSUD Tangerang, yang penumpang meninggal dalam perawatan di RSUD Tarakan," jelas AKBP Ojo.
Keduanya mengalami luka parah di kepala, kaki, dan tangan. Tak cuma mereka, tiga orang lagi terluka. Mereka adalah Rai Nazril Jibran (17) dan Alfinza (16) yang sama-sama naik motor serta seorang bocah pejalan kaki bernama M Devran yang baru berusia 10 tahun. Ketiganya kini masih dirawat di RSUD Tarakan dengan luka-luka di tangan, kaki, dan kepala. Kondisi mereka masih diawasi.
Pelaku pengemudi mobil, seorang pria berinisial JC, kini sudah diamankan pihak berwajib. Rentetan kejadian mencekam dalam beberapa jam itu meninggalkan duka dan pertanyaan besar tentang keselamatan di jalan raya.
Artikel Terkait
Kapolda Sumsel Tinjau Langsung Pengamanan Klenteng Jelang Imlek di Palembang
Polres Tanjungperak Sterilisasi Lima Klenteng Jelang Imlek, Kondisi Dinyatakan Aman
Ajudan Jokowi Tegaskan Rumah di Solo Bukan Tembok Ratapan, Akses Tetap Terbuka
Vivo Y19s Resmi Dirilis di Indonesia, Tawarkan Baterai 5.500 mAh dan Kamera 50MP di Bawah Rp2 Juta