Nah, bicara kesehatan, kontribusi Polri di sana juga nyata. Mereka terlibat dalam pengecekan kesehatan dan memberikan bantuan kesehatan gratis. “Hal ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup yang sehat,” imbuh Sigit.
Proyeksi Dapur Gizi
Fokus lain yang cukup mencolok adalah dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sepanjang 2025, Polri telah membangun 1.147 unit Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Angkanya tidak main-main. Dapur-dapur ini diproyeksikan bisa melayani hampir 4 juta penerima manfaat dan menyerap puluhan ribu tenaga kerja.
Dari jumlah tersebut, baru 331 unit yang beroperasi penuh. Sebanyak 135 lagi masih dalam persiapan, 245 dalam tahap pembangunan, dan 436 unit lainnya baru saja dimulai pembangunannya. Proyeksi penyelesaiannya ditargetkan akhir Februari 2026.
“Sehingga ke depan, guna memperkuat ketahanan dan keamanan pangan nasional... Polri menargetkan penambahan jumlah SPPG hingga 1.500 unit,” papar Sigit.
Selain pangan dan kesehatan, Polri juga menyentuh bidang pendidikan. Mereka mengembangkan sekolah unggulan SMA Kemala Taruna Bhayangkara sebagai bentuk kontribusi mencerdaskan generasi bangsa. Upaya-upaya ini, bila dirangkai, menunjukkan wajah lain Polri yang tak hanya bertugas menangkap penjahat, tetapi juga aktif membangun ketahanan dasar masyarakat.
Artikel Terkait
Dishub Bogor Tilang Taksi Konvensional Jakarta karena Ngetem dan Operasi di Luar Wilayah
PP TUNAS Diresmikan, Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat Jelang Hari Penyiaran
Israel Tuduh Hizbullah Gunakan Pos Pasukan Perdamaian PBB sebagai Perisai
DPR Optimistis Kapal Pertamina di Selat Hormuz Segera Dilepaskan Iran