Ia melanjutkan, menjelaskan sumber benda yang jatuh itu.
"Dampak tersebut diakibatkan salah satunya dari bangkai pesawat, yang kurang lebih 300 meter ini terbang, menimpa kepada rumah warga kami."
Menurut Sutisna, kalau dilihat dari bentuknya, benda yang terbawa angin dan menyebabkan kerusakan itu adalah bagian sayap. "Potongan sayap pesawat yang ada di kuburan pesawat tersebut, terbawa angin puting beliung," jelasnya.
Peristiwa ini tentu jadi peringatan. Di satu sisi, cuaca ekstrem memang bisa datang tiba-tiba. Namun di sisi lain, penyimpanan limbah atau barang bekas berukuran besar seperti badan pesawat rasanya perlu diperhatikan lagi keamanannya. Agar tidak justru jadi ancaman saat bencana alam menerjang.
Artikel Terkait
Parlemen Eropa Tunda Voting Kesepakatan Dagang Turnberry dengan AS
Pengemudi Vellfire Pakai Plat Palsu Pukul Petugas SPBU, Ditangkap Polisi
Pemerintah Iran Akui Hak Demo Mahasiswa, tapi Ingatkan Garis Merah Tak Boleh Dilanggar
Bank Mandiri Sediakan ATM Pecahan Kecil untuk Permudah Penarikan THR Lebaran