Indonesia bakal memimpin Dewan HAM PBB di tahun 2026. Kabar ini datang setelah kelompok Asia-Pasifik secara resmi mencalonkan RI sebagai kandidat tunggal untuk posisi presiden dewan tersebut. Menurut rencana, penetapannya akan dilakukan dalam pertemuan Dewan HAM pada 8 Januari mendatang.
Nantinya, tugas memimpin sidang dan seluruh proses dewan sepanjang tahun 2026 akan diemban oleh Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro, Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa. Prinsip yang dijanjikan adalah objektif, inklusif, dan tentu saja, berimbang.
Merespons hal ini, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan terima kasihnya. Lewat sebuah unggahan di Instagram, Menlu RI itu mengaku menghargai kepercayaan yang diberikan oleh negara-negara anggota kawasan.
Begitu bunyi pernyataannya, Rabu lalu. Sugiono pun berjanji, amanah ini akan dijalankan dengan kepemimpinan yang adil dan sungguh-sungguh mengedepankan perlindungan hak asasi untuk semua orang.
Di sisi lain, dari sudut pandang legislatif, nominasi ini mendapat sambutan positif. Amelia Anggraini, anggota Komisi I DPR, mengapresiasi langkah diplomasi Indonesia ini. Menurutnya, pencalonan ini jelas bukan hal sepele.
Artikel Terkait
Arema FC dan Malut United Bermain Imbang 1-1 di Kanjuruhan
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Lima Kecamatan Grobogan
Hujan Deras di Donggala Rendam 552 Rumah, Bupati Perintahkan Normalisasi Sungai
Kanwil Ditjenpas Maluku dan Pengadilan Tinggi Ambon Perkuat Kolaborasi Implementasi KUHP Baru