Sayangnya, semua usaha itu sia-sia. Kedua bocah tak menunjukkan reaksi apa pun. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong. Hasil pemeriksaan tim inafis menyimpulkan penyebab kematian adalah tenggelam saat berenang.
Di sisi lain, respons keluarga justru membuat hati pilu. Mereka memilih untuk ikhlas. Polisi menyatakan keluarga sudah datang dan menyepakati untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah kedua anak malang tersebut.
"Pihak keluarga sudah sepakat dan ikhlas. Mereka bersedia membuat surat pernyataan penolakan autopsi," pungkas Ras Maju Tarigan.
Artikel Terkait
Tiket Mudik Lebaran Diskon 30% di Daop 9 Jember Hampir Habis
Anak Kandung Diduga Curi Motor Ayahnya di Tanggamus
Gubernur Papua Barat Daya Serahkan Tiga Puskesmas Keliling Air untuk Jangkau Daerah Kepulauan
Arab Saudi Naikkan Hadiah Kompetisi Hafalan Al-Quran Jadi Rp40 Miliar