Desa Qabatiya, di selatan Jenin, kini terkunci. Pasukan Israel memberlakukan lockdown ketat di wilayah Tepi Barat utara itu. Ini hari kedua operasi mereka berlangsung, sebuah respons atas insiden penembakan yang menewaskan dua orang di Israel pelakunya disebut berasal dari desa ini.
Menteri Pertahanan Israel, Yoav Katz, bersikap tegas. Lewat pernyataan resmi yang dirilis kantornya, ia menyatakan tentara mereka tengah bergerak agresif untuk menargetkan apa yang disebutnya sebagai "pusat-pusat teror" di Qabatiya.
Begitu bunyi pernyataannya, seperti dilaporkan AFP, Minggu (28/12/2025). Langkah lockdown sendiri sudah diberlakukan sejak Sabtu. Katz menegaskan, Israel tak akan berkompromi.
Artikel Terkait
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra yang Cedera untuk Final FIFA Series 2026
Nenek Penjual Sosis di Maros Jadi Korban Pencurian Berani di Siang Bolong
Pakar UGM: PP TUNAS Perlu Diimbangi Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Anak
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Dimakamkan dengan Penghormatan Militer di Kalibata