Di kawasan Bedahan, Sawangan, sebuah peristiwa yang memilukan terjadi Selasa lalu. Sekitar pukul tiga setengah sore, seorang wanita yang hanya disebut dengan inisial AA harus berhadapan dengan kekerasan hebat di dalam rumahnya sendiri. Pelakunya? Sang suami. Korban mengalami luka serius di bagian mata, begitu parahnya hingga harus segera dioperasi di RSCM.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan kabar ini. Menurutnya, pelaku sudah diamankan dan kini proses pemeriksaan tengah berjalan di Mapolres Depok.
"Pelaku masih dalam proses pemeriksaan,"
kata Budi, Sabtu (27/12/2025).
Lantas, apa yang memicu amarah sedemikian hebat? Ternyata, persoalan sepele: sebuah ponsel. Konflik itu berawal ketika sang suami meminta ponsel milik istrinya. Situasi yang sudah tegang itu kemudian meledak saat AA berusaha mengambil kembali barangnya.
"Kejadian dipicu oleh perselisihan terkait penggunaan telepon genggam,"
Budi menambahkan.
Bukannya mengembalikan, sang suami malah membanting ponsel itu ke lantai. Dari situ, keributan tak terhindarkan. Suasana memanas dengan cepat dan berubah menjadi kekerasan fisik yang brutal. Pelaku, dalam kemarahannya, menghujani pukulan ke wajah korban. Dia menggunakan ponsel yang sempat dibanting tadi sebagai alat pukul, dan salah satu pukulan keras itu mengenai mata kiri AA.
Tak berhenti di situ. Pukulan dengan tangan kosong juga dilayangkan. Bahkan, korban juga mengalami cedera di bagian paha karena diinjak oleh pelaku. Hasilnya sungguh mengenaskan.
"Akibat penganiayaan berat tersebut, korban mengalami luka robek pada pelipis kiri serta memar parah pada bola mata kiri,"
ungkap Budi Hermanto.
Saat ini, kondisi korban menjadi perhatian utama. Polisi telah memeriksa dua orang saksi, yaitu orang tua dan sepupu korban, untuk melengkapi berkas penyidikan. Sementara itu, tim penyidik juga telah mendatangi RSCM untuk memantau perkembangan korban.
"Penyidik sudah mengecek ke RSCM, korban saat ini sedang operasi mata,"
pungkasnya.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Terjang Desa di Bogor, Satu Mobil Terseret Arus
Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Baru Capai 13,41 Persen, Payung Hukum Dinilai Mendesak
Satgas Pangan Laporkan Penurunan Harga Pokok Usai Operasi Pengawasan Masif
Food Station Perkuat Stok dan Gelar Pasar Murah Harian Antisipasi Lonjakan Ramadan 2026