Kombes Ketut menegaskan, capaian ini bukan datang tiba-tiba. Ini buah dari kedisiplinan dan kerja keras yang luar biasa, di tengah upaya menyeimbangkan tumpukan tugas kedinasan dengan latihan rutin. Menunjukkan bahwa di balik seragam, ada bakat yang terus diasah.
Di sisi lain, prestasi ini jelas memperkuat citra Satuan Brimob setempat. Mereka tak cuma dikenal tangguh di lapangan, tapi juga punya perhatian serius pada pengembangan sumber daya manusianya, termasuk di bidang olahraga. Harapannya ke depan, makin banyak personel yang terinspirasi. Bukan cuma di ajang nasional, tapi juga bisa go internasional.
Bagaimanapun, kisah Bripda Dimas ini seperti angin segar. Di tengah berita-berita yang seringkali berat, ada cerita tentang kerja keras yang berbuah manis. Sebuah pencapaian yang, ya, membanggakan.
Artikel Terkait
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Pengguna QRIS di Kaltim Tembus 859 Ribu, Transaksi Digital dan Uang Tunai Tumbuh Beriringan
Ambulans di RSUD Kudus Tak Dikenai Tarif Parkir Rp80 Ribu, Hanya Salah Paham
Sirkulasi Uang Tunai Tembus Rp1.370 Triliun Saat Mudik Lebaran 2026