Korea Utara lagi-lagi melontarkan kecaman keras. Kali ini, sasarannya adalah Jepang, tetangganya yang dulu pernah menjajah Semenanjung Korea. Pemicunya? Sebuah pernyataan dari seorang pejabat Tokyo soal kemungkinan Jepang memiliki senjata nuklir. Bagi Pyongyang, ini bukan sekadar wacana, tapi ambisi berbahaya yang sudah "melampaui garis merah".
Semuanya berawal dari laporan Kyodo News akhir pekan lalu. Media itu mengutip seorang pejabat yang terlibat dalam perancangan kebijakan keamanan Jepang. Pejabat itu dengan blak-blakan bilang, "Saya pikir kita harus memiliki senjata nuklir."
Tak cuma itu. Sumber lain dalam laporan yang sama juga berkomentar, "Pada akhirnya, kita hanya bisa mengandalkan diri kita sendiri." Kalimat-kalimat itu langsung memantik reaksi berapi-api dari Korut.
Bagi rezim Kim Jong-un yang sudah lebih dulu punya senjata nuklir dan terbiasa menghadapi sanksi internasional, pernyataan dari Tokyo itu ibarat bensin yang disiram ke bara. Mereka melihatnya sebagai pengakuan terang-terangan atas ambisi nuklir Jepang.
Artikel Terkait
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
John Herdman Awali Era Baru Timnas Indonesia dengan Target Jangka Panjang Piala Dunia 2030