Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, kemudian mengunggah sebuah video ke media sosial. Rekaman berdurasi tujuh menit itu memperlihatkan helikopter melayang rendah di atas geladak kapal tanker. Situasinya tegang, digambarkan sebagai 'aksi subuh'.
Begitu pernyataan Noem. Operasi gabungan ini dipimpin langsung oleh Penjaga Pantai AS, dengan dukungan penuh dari militer. Kapal itu, disebutkan Noem, terakhir kali berlabuh di Venezuela. Sebuah detail yang sepertinya sengaja ditekankan.
Jadi, meski kapal ini sendiri tidak tersanksi, muatannya minyak Venezuela menjadi sasaran. Aksi ini jelas mengirim pesan keras. Washington tampaknya benar-benar serius mengetatkan cengkeramannya, memperlebar jaring intervensi di perairan yang secara geopolitik memang selalu panas.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off