Kalau targetnya sesuai rencana, fase awal kampung haji ini diharapkan bisa operasional di akhir 2026 nanti. Bayangannya, tempat itu akan jadi ekosistem terpadu. Mulai dari penginapan, layanan kesehatan, sampai pusat latihan manasik semua tersedia dalam satu kawasan.
Lalu, seperti apa wujud investasinya? Danantara telah mengakuisisi sejumlah aset. Intinya ada satu hotel yang sudah berjalan, yaitu Novotel Makkah Thakher City dengan 1.461 kamar. Tak cuma itu, mereka juga mengamankan 14 bidang tanah seluas sekitar 4,4 hektare untuk pengembangan ke depannya. Potensi akhirnya? Bisa mencapai 5.000 kamar hotel.
Rosan Roeslani sendiri pernah menjelaskan, penandatanganan perjanjian ini adalah langkah awal yang krusial. Meski kepemilikan aset sudah dipastikan, pengembangannya nanti akan dilakukan bertahap. Semua tentu dengan kajian kelayakan yang matang dan mematuhi regulasi yang berlaku.
Jadi, proyek ini memang masih panjang. Namun, langkah pertama sudah diambil. Dan bagi PUI, ini adalah sinyal positif bahwa pelayanan haji sedang diarahkan ke hal yang lebih baik.
Artikel Terkait
KPK Pindahkan Yaqut Cholil Qoumas ke Tahanan Rumah Atas Permohonan Keluarga
Pemudik Apresiasi Contraflow dan Pengawasan Drone di Jalur Jakarta-Bandung
Libur Lebaran Sekolah Berakhir 27 Maret, Siswa Kembali Belajar 30 Maret 2026
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Satu Hari Seminggu untuk Hemat BBM