Kapolda dan Gubernur Turun Langsung Tinjau Dampak Banjir di Padarincang

- Jumat, 19 Desember 2025 | 22:40 WIB
Kapolda dan Gubernur Turun Langsung Tinjau Dampak Banjir di Padarincang

Jumat sore itu, langit di Padarincang, Serang, masih tampak kelabu. Di tengah genangan air yang belum sepenuhnya surut, rombongan dari Polda Banten dan Pemprov tiba. Dipimpin langsung Kapolda Irjen Hengki dan Gubernur Andra Soni, mereka menyusuri permukiman warga yang porak-poranda diterjang banjir.

Tujuannya jelas: melihat sendiri dampaknya dan memastikan penanganan darurat berjalan. Tak sendirian, mereka didampingi Wagub Achmad Dimyati Natakusumah, Wakapolda Brigjen Hendra Wirawan, serta sejumlah pejabat utama lainnya. Titik tinjauan mereka salah satunya adalah lokasi pengungsian di SDN Sukamaju.

Hengki tak cuma melihat dari jauh. Dia turun, berinteraksi, dan mendengar langsung keluhan warga. Mulai dari urusan logistik yang menipis, akses kesehatan, sampai keamanan lingkungan yang kerap jadi kekhawatiran pasca bencana. "Polda Banten hadir untuk memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat," tegasnya.

Menurutnya, koordinasi dengan pemda akan terus digenjot. Mulai dari proses evakuasi, pengamanan titik rawan, hingga yang tak kalah penting: menyalurkan bantuan agar tepat sasaran.

Sebagai bentuk konkret, sembako langsung diserahkan kepada warga yang terdampak. "Bantuan ini semoga bisa meringankan beban sementara," ucap Hengki. Harapannya sederhana: kebutuhan dasar sehari-hari tetap terpenuhi di masa-masa sulit ini.

Di sisi lain, personel kepolisian sudah disiagakan penuh di lapangan. Tugas mereka ganda: membantu warga dan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan. Situasi pasca banjir rawan dengan berbagai masalah, jadi antisipasi harus ketat.

"Kami juga imbau masyarakat untuk tetap waspada," tambahnya. Patuhi arahan petugas di lapangan, itu kuncinya.

Dengan peninjauan langsung ini, harapan besar digantungkan. Proses penanganan dan pemulihan di Padarincang diharapkan bisa lebih cepat. Agar lambat laun, kehidupan warga yang sempat terendam bisa kembali normal seperti sedia kala.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar