Panas di Kaki: Tantangan Tersembunyi Sepatu Padel Menuju 2026

- Kamis, 01 Januari 2026 | 07:15 WIB
Panas di Kaki: Tantangan Tersembunyi Sepatu Padel Menuju 2026

Kalau kamu perhatikan, olahraga padel sedang naik daun banget. Tapi, perkembangan pesatnya ini bawa konsekuensi baru, lho. Salah satunya? Perlengkapan pemain, terutama sepatu. Isu yang mulai ramai dibicarakan adalah soal panas berlebih di dalam sepatu saat bermain.

Nah, masalah ini diprediksi bakal makin serius di tahun 2026 nanti. Kenapa? Intensitas permainan makin tinggi, ditambah karakter lapangan yang terus berubah. Memang sih, inovasi teknologi terus jalan. Tapi, tuntutan fisik pemain juga makin nggak main-main.

Alhasil, urusan sepatu nggak cuma soal cengkeraman atau kestabilan lagi. Panas yang terperangkap di dalam sepatu sekarang jadi faktor krusial. Ia langsung pengaruhin kenyamanan, bahkan performa pemain di lapangan.

Evolusi Lapangan yang Dorong Inovasi Sepatu

Menurut René Zandbergen, Head of Innovation and Research ASICS, perubahan besar justru datang dari lapangan. Permukaannya sekarang makin variatif. Ada yang masih pakai lapisan pasir tipis, ada juga yang sudah benar-benar polos tanpa pasir.

Kondisi ini otomatis mengubah kebutuhan grip atau cengkeraman. Dan itu berdampak langsung pada desain sol sepatu.

ASICS merespons dengan meluncurkan Sonic Smash FF. Sepatu ini mengadopsi pola herringbone ala tenis, tapi dengan orientasi yang beda di tiap area kaki. Tujuannya jelas: menyesuaikan dengan arah traksi yang lebih kompleks dalam permainan padel.

Berbeda dengan sepatu tenis, padel butuh pola sol multi-arah. Ini penting untuk mendukung putaran dan pivot yang agresif. Pola chevron pada solnya nggak cuma horizontal, tapi juga vertikal dan diagonal, terutama di bagian depan kaki.

Seperti dilaporkan Padel Magazine, pola seperti ini memang meningkatkan kontrol dan akselerasi. Tapi, ada efek sampingnya: gesekan internal juga ikut naik. Gesekan inilah biang kerok penumpukan panas. Kalau nggak diimbangi ventilasi yang bagus, ya risikonya ketidaknyamanan sampai cedera ringan bisa terjadi.

Beda Gaya Main, Beda Pula Sepatunya

Ngomong-ngomong, ASICS nggak bikin satu model buat semua orang. Mereka mendesain sepatu berdasarkan profil permainan. Untuk pemain tipe kontrol yang mengandalkan stabilitas, ada model seperti Resolution Padel dengan struktur yang lebih kaku.

Di sisi lain, pemain yang cepat dan mobile butuh sepatu ringan kayak Sonic Smash FF. Fleksibilitas tinggi jadi prioritas. Perbedaan konstruksi ini, tentu saja, memengaruhi sirkulasi udara dan bagaimana panas dikelola di dalam sepatu.

Kenapa Bisa Cepat Panas?

Sebenarnya, apa sih yang bikin sepatu padel lebih gampang panas ketimbang sepatu tenis? Jawabannya ada di karakter gerakannya. Pergerakan dalam padel cenderung pendek, cepat, dan eksplosif. Akselerasi mendadak, berhenti tiba-tiba, plus rotasi kaki yang terus-menerus semua itu menghasilkan panas dalam waktu singkat.

Zandbergen menegaskan, intensitas seperti inilah yang membuat sistem ventilasi khusus jadi sebuah keharusan. Tanpa inovasi material yang tepat, masalah panas akan terus mengganggu.

Lalu, Solusinya Apa?

Untuk menjawab tantangan overheating, ASICS memperkenalkan material mesh nilon yang sangat breathable pada generasi terbaru sepatunya. Material ini dirancang khusus untuk membuang panas dengan cepat saat aktivitas berulang terjadi.

Selain itu, struktur solnya dilengkapi flex grooves dan zona pivot yang diperkuat. Tujuannya untuk mengurangi tekanan berlebih. Meski begitu, dengan intensitas permainan yang diprediksi makin menjadi, isu panas tetap akan jadi tantangan besar di 2026 nanti. Inovasi harus terus berjalan.

Proses pengembangannya sendiri mengandalkan kolaborasi erat dengan pemain profesional. Mulai dari pengujian prototipe, evaluasi detail, sampai validasi akhir sebelum diproduksi massal.

Masukan dari atlet membantu tim riset memahami titik panas, area yang nggak nyaman, dan reaksi sepatu di berbagai lapangan. Pendekatan ini memang bikin sepatu padel makin presisi. Tapi, di saat yang sama, ia juga membuktikan satu hal: tuntutan fisik olahraga padel memang semakin berat.

Ke depannya, sepatu padel dituntut nggak cuma kuat dan stabil. Ia juga harus piawai mengelola panas. Biar pemain bisa tampil maksimal, dari awal pertandingan sampai poin terakhir.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar