Presiden Donald Trump baru-baru ini mengonfirmasi ambisinya: mengirim astronot Amerika kembali ke Bulan, dan itu harus dilakukan sesegera mungkin. Rencana untuk menginjakkan kaki di Mars, di sisi lain, ditangguhkan dulu untuk masa depan.
Lewat sebuah perintah eksekutif tentang kebijakan luar angkasa, Trump menginginkan warga Amerika mendarat di Bulan pada tahun 2028. Target ini masuk dalam program Artemis NASA, yang sebenarnya sudah diluncurkan saat periode kepresidenan pertamanya dulu.
“Penegasan kepemimpinan Amerika di ruang angkasa,” begitu salah satu poinnya. Tak cuma itu, pendaratan Bulan ini disebut sebagai fondasi untuk membangun ekonomi di sana, sekaligus persiapan untuk perjalanan jauh ke Mars. Tujuannya, kata dokumen itu, adalah menginspirasi generasi penjelajah Amerika berikutnya.
Perintah eksekutif itu dilansir kantor berita AFP pada Jumat (19/12/2025).
Artikel Terkait
Pemimpin Tertinggi Iran Klaim AS dan Israel Alami Kekalahan di Pesan Nowruz
Semarang Tawarkan Oase Kopi dengan 50 Varian untuk Pemudik Lelah
Conte: Posisi Kedua Napoli di Tengah Krisis adalah Pencapaian Luar Biasa
Remaja Cianjur Diamankan Saat Takbiran Keliling Bawa Miras Oplosan