Antonio Conte tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Di tengah segala tantangan, Napoli yang ia asuh masih kokoh bertengger di posisi kedua Serie A. Dari 30 pertandingan, mereka mengumpulkan 62 poin. Pencapaian itu, bagi Conte, bukanlah hal sepele.
“Yang luar biasa adalah kami tetap konsisten di papan atas meski mengalami krisis besar,” ujar pelatih asal Italia itu.
Ia melanjutkan, “Masuk ke Liga Champions bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh karena banyak tim di belakang kami yang mengintai.”
Kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari, yang dicetak oleh Scott McTominay, jadi bukti terbaru. Conte melihat mental dan karakter kuat anak asuhnya. Apalagi, mereka harus berjuang dengan sejumlah pemain kunci yang absen. Situasinya memang tidak mudah.
Namun begitu, Conte mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. Sembilan laga tersisa menanti. Target utama jelas: mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
“Karena itu, kami harus sangat berhati-hati dan mencapai target ini, yang akan sangat signifikan mengingat musim yang kami jalani,” tegasnya dengan nada serius.
Ia bahkan membayangkan sesuatu yang lebih manis. “Masih ada Supercoppa Italia juga, itu akan sempurna jika Napoli bisa memenangkan trofi dan lolos ke Liga Champions.”
Conte lalu mengajak semua orang melihat ke belakang. Sebagai peringatan, sekaligus penyemangat. “Jangan lupakan juga kami pernah finis di peringkat 10 dengan Osimhen, Kvara, dan Zielinski.”
Baginya, fakta itu menggambarkan betapa sengitnya persaingan di Serie A. Tak ada yang boleh diremehkan. Pencapaian saat ini adalah buah dari perjuangan keras.
Sekarang, tugasnya adalah memulihkan kebugaran para pemain. Sembilan laga penentuan itu menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima. Napoli harus menyelesaikan musim dengan kuat.
Artikel Terkait
Pria Cekik Pacar Gelap hingga Tewas Gegara Ditagih Janji Belikan Cincin dan Tas, Jasad Dibuang di Semak-Semak
Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Tiga Tewas Akibat Bangunan Runtuh di Caracas
Gempa Kembar Magnitudo 7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, 32 Tewas dan Ratusan Luka-luka
Menkes: Ada Dokter Berpenghasilan Miliaran per Bulan, Ada yang Cuma Ratusan Ribu