Ruangan di Polda Metro Jaya itu jadi saksi. Di sana, penyidik Ditreskrimum menggelar forum khusus untuk membedah kasus yang ramai diperbincangkan: laporan soal ijazah Presiden Joko Widodo. Yang menarik, dalam forum yang digelar Senin (15/12) lalu itu, penyidik secara langsung menunjukkan dokumen asli ijazah Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM. Dokumen itu ditunjukkan kepada Roy Suryo dan yang lainnya.
Kombes Iman Imanuddin, Dirkrimum Polda Metro Jaya, membenarkan hal itu dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (18/12/2025).
"Dalam forum gelar perkara khusus tadi, atas seizin semua pihak, kami tunjukkan ijazah asli atas nama Joko Widodo," ujar Imanuddin.
Dia menegaskan, ijazah itu adalah yang disita dari pelapor, yaitu Bapak Joko Widodo sendiri. "Ijazahnya diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan UGM. Itu sudah kami sita dari beliau," jelasnya.
Forum khusus itu sendiri digelar atas permintaan Roy Suryo dan kawan-kawan, yang justru sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Di sisi lain, tim pengacara Jokowi juga hadir menyaksikan jalannya proses.
Setelah forum itu selesai, langkah penyidik berikutnya sudah jelas. Imanuddin mengatakan mereka akan menindaklanjuti rekomendasi dari gelar perkara. Tujuannya, untuk melengkapi berkas dan segera memberi kepastian hukum. Prosesnya harus cepat, tapi tetap hati-hati.
Kasus ini melibatkan banyak pihak. Polda Metro Jaya sudah menetapkan delapan orang sebagai tersangka, dan mereka dibagi dalam dua klaster berbeda.
Klaster pertama ada lima nama: Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah. Sementara di klaster kedua, ada Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, serta Tifauziah Tyassuma atau yang dikenal sebagai dr Tifa.
Penyelidikan ternyata sudah sangat mendalam. Menurut Imanuddin, pihaknya telah memeriksa tidak kurang dari 130 saksi. Barang bukti yang disita juga banyak, mencapai 17 jenis. Belum lagi dokumen pendukung, yang jumlahnya fantastis: 709 dokumen alat bukti sudah diamankan.
"Kami juga sudah menghadirkan 22 ahli dari berbagai bidang keilmuan untuk memperkuat penyelidikan," pungkas Imanuddin, menutup penjelasannya.
Semua data dan bukti itu kini sedang disusun. Menunggu keputusan akhir yang punya dampak politik tidak kecil.
Artikel Terkait
Garudayaksa Juarai Pegadaian Championship Usai Kalahkan PSS Sleman Lewat Adu Penalti
Pomelo Luncurkan Kampanye ‘Share The Style’, Ajak Pelanggan Donasikan Pakaian Pre-Loved Demi Fesyen Berkelanjutan
Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Musi Rawas Utara Bertambah Jadi 18 Orang, DVI Temukan Dua Bagian Tubuh dalam Satu Kantong Jenazah
PSSI Peringatkan Pengawasan FIFA Usai Suporter Nyalakan Flare di Final Pegadaian Championship