Beijing lagi-lagi menyulut kemarahan. Kali ini, pemerintah China mendesak Amerika Serikat agar segera menghentikan pengiriman senjata ke Taiwan. Desakan keras itu dilayangkan Kamis lalu, menanggapi pernyataan Taipei soal persetujuan Washington untuk transaksi alutsista senilai fantastis, 11 miliar dolar AS.
Di depan awak media, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, suaranya tegas. Ia menuntut AS mematuhi prinsip satu-China.
"China mendesak Amerika Serikat untuk mematuhi prinsip satu-China... dan segera menghentikan tindakan berbahaya mempersenjatai Taiwan,"
Begitu kira-kira pernyataannya, seperti dilaporkan kantor berita AFP. Tak cuma protes biasa. Guo juga mengancam akan mengambil langkah-langkah tegas dan kuat demi menjaga kedaulatan wilayahnya. Ancaman yang sudah tak asing lagi, tapi kali ini nadanya terasa lebih panas.
Artikel Terkait
Trump Klaim Iran Diam-Diam Ingin Berunding, Teheran Bantah Tegas
SIM Keliling Bandung Layani Perpanjangan di Dua Lokasi Hari Ini
Pemkot Bogor Siapkan Skema WFH untuk ASN, Pelayanan Publik Tetap Prioritas
Gabriel Sara Akhirnya Dipanggil Timnas Brasil Jelang Uji Coba Lawan Prancis dan Kroasia