"Kami memberikan edukasi-edukasi, permainan-permainan anak yang didampingi oleh pendamping. Kegiatan menggambar, menulis, hal-hal seperti itu,"
ujar Calvijn menjelaskan. Intinya, secara psikologis dan pendidikan, upaya pemenuhan kebutuhan itu berjalan.
Lalu bagaimana dengan kondisi kejiwaannya? Calvijn menyebut secara kasat mata, semuanya tampak baik-baik saja. Namun begitu, pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan final. Mereka masih menunggu laporan resmi dan hasil asesmen mendalam dari tim psikolog.
"Kita tunggu hasil tim psikolog secara tertulis. Secara empiris dikatakan kondisinya baik, sehat. Tapi kami tetap butuh data verifikasi dan asesmen terpadu untuk memastikan,"
tutupnya.
Artikel Terkait
Megawati Bicara di Abu Dhabi: Gotong Royong Kunci Redam Konflik Horizontal
Megawati: Perempuan Tak Perlu Terjebak Dilema Palsu antara Rumah dan Masyarakat
Megawati: Perempuan Tak Perlu Terjebak Pilihan antara Rumah dan Masyarakat
PUI Apresiasi Sikap Tegas Prabowo Soal Palestina di Tengah Dinamika Global