Seorang bayi perempuan, baru enam bulan usianya, meninggal dunia di Ciputat, Tangerang Selatan. Polisi menyebut penyebabnya adalah penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri, IS (28). Sang ayah diduga membanting anaknya sendiri.
Menurut Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, tragedi ini terjadi pada Sabtu sore lalu. Saat itu, IS sedang menggendong bayinya di sebuah warung.
"Kemudian tersangka menyuruh ibu kandung anak korban untuk membuat susu karena anak korban menangis," kata Bambang, Selasa.
Namun begitu, tangisan bayi itu rupanya tak kunjung reda. Hal ini memicu amarah IS. Dalam kondisi kesal, pria 28 tahun itu kemudian bertindak di luar nalar.
Dia membanting anak kandungnya sendiri ke lantai. Tidak hanya sekali, melainkan dua kali.
"Tersangka melempar anak korban yang sedang digendong ke arah lantai hingga bagian kepala anak korban terbentur," beber Bambang menjelaskan kronologi keji itu.
Benturan keras itu mengakibatkan pendarahan serius di kepala bayi malang tersebut. Keluarga pun panik dan langsung membawanya ke rumah sakit.
Sayangnya, pertolongan datang terlalu lambat. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa sang bayi tak tertolong lagi. Ia meninggal karena pendarahan di kepalanya.
Menyadari besarnya kejadian ini, keluarga akhirnya memutuskan melaporkan IS kepada polisi. Kini, sang ayah harus berhadapan dengan hukum atas tindakannya yang tak terpuji itu.
Artikel Terkait
Korlantas Pilih Jalur Dialog dan Pelatihan, Bukan Sekadar Tilang, untuk Tekan Kecelakaan Angkutan Umum
Indonesia dan Jepang Sama-Sama Raih Kemenangan di Laga Perdana Grup B Piala Asia U17
Dudung Bantah Punya Masalah Pribadi dengan Habib Rizieq dan Menolak Tudingan di Balik Pidato Prabowo
Kapal Nelayan Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Kalianda, Satu ABK Hilang