Menurut laporannya, dana segar itu sudah diterima seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Sumatera yang terdampak. Prosesnya memang cepat. Masing-masing provinsi mendapat jatah tambahan sebesar Rp 20 miliar. Sementara itu, untuk tingkat kabupaten dan kota, anggaran tambahannya adalah Rp 4 miliar per daerah.
“Jadi ada Rp 60 miliar untuk tiga provinsi, kemudian Rp 208 miliar untuk 52 kabupaten dan kota,” jelas Tito, merinci alokasi dana tersebut.
Dengan demikian, total Rp 268 miliar itu diharapkan bisa segera digunakan untuk memulihkan kondisi di wilayah-wilayah yang porak-poranda akibat bencana. Sidang kabinet itu sendiri berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Artikel Terkait
Jokowi Sambut Rakernas PSI dengan Passapu dan Tarian Bugis di Makassar
Di Balik Tunjangan dan Sertifikasi, Perlindungan Guru Masih Terabaikan
Hujan Deras Lumpuhkan Tiga Rute Transjakarta, Genangan Hingga 40 Cm Paksa Pengalihan
Wagub Sulbar Salim Mengga Wafat, Gubernur: Kami Kehilangan Sosok Teladan