tegasnya lagi.
Di sisi lain, komite juga punya peran pendukung. Mereka akan membantu Badan Pengarah (BP3OKP) dalam menjalankan kebijakan Otsus, mencakup banyak hal dari pembangunan SDM sampai transformasi ekonomi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Eksekutif Velix Vernando Wanggai menyampaikan apresiasi atas komitmen kuat Presiden. Ia menekankan, arah pembangunan harus benar-benar menyentuh akar rumput, hingga ke kampung-kampung paling pelosok.
“Papua adalah masa depan ekonomi, masa depan pangan dan energi, dan juga menjadi penentu, sebagai pintu gerbang di kawasan Pasifik. Sehingga percepatan pembangunan masyarakat di Papua adalah wajah dari keadilan sosial di Indonesia,”
ujar Velix.
Rapat itu dihadiri juga oleh sembilan anggota komite lainnya. Mereka hadir untuk mendengar langsung dan memastikan langkah ke depan bisa lebih terpadu. Harapannya, dengan mekanisme koordinasi yang lebih rapi, percepatan pembangunan di Papua tak lagi sekadar wacana, tapi benar-benar terasa di lapangan.
Artikel Terkait
Kota Tua Jakarta Disiapkan untuk Adegan Ledakan Film Korea yang Dibintangi Don Lee dan Lisa BLACKPINK
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Saat Evakuasi Bangkai Kapal di Selat Bali
Israel Buka Kembali Rafah, Akses Terbatas untuk Warga Sipil
Prabowo Gelar Rapat Maraton, Bahas Korupsi hingga Davos