Kegiatan belajar di SDN Cilincing, Jakarta Utara, akhirnya kembali normal. Ini terjadi setelah insiden mengerikan beberapa hari lalu, saat sebuah mobil pengantar MBG menerobos pagar dan menabrak sejumlah siswa serta guru.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan hal itu. Dari Balai Kota, Senin (15/12/2025), ia menyatakan proses belajar mengajar sudah berjalan lagi sejak hari ini.
"Proses belajar mengajar di SD 01 tersebut sudah berlangsung normal, sejak hari ini," katanya.
Meski kelas sudah ramai lagi, bayangan kejadian Kamis lalu masih terasa. Pramono mengakui, tidak semua korban bisa langsung pulang. Beberapa di antaranya masih harus menjalani perawatan medis yang cukup serius.
"Memang masih ada yang di rumah sakit, termasuk guru," ujarnya.
Guru Masih Dirawat
Salah satu guru yang menjadi korban, kondisinya masih memerlukan perhatian. Menurut Pramono, sang guru baru saja menjalani operasi pada bagian kakinya. Untungnya, nasib para siswa sedikit lebih baik.
"Gurunya sedang dilakukan operasi untuk kakinya. Kalau anak-anak semuanya sudah tertangani dengan baik," jelas Pramono.
Ia mengaku sudah meninjau langsung kondisi para korban. Pemprov DKI, kata dia, akan terus memantau proses pemulihan mereka sampai tuntas. Komitmen itu penting, mengingat luka fisik dan trauma butuh waktu untuk sembuh.
Selain sang guru, ternyata masih ada empat orang lain yang harus tinggal di rumah sakit. Salah satunya bahkan masih harus dirawat intensif di PICU. Keadaan mereka terus diawasi.
Artikel Terkait
Agen BRILink Bertahan Sejak 2017, Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan
Gunung Semeru Erupsi Dua Kali, Abu Vulkanik Membumbung 1.000 Meter
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.057 Personel Amankan Rencana Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Iran Peringatkan AS: Angkatan Bersenjata Siap Respons Setimpal Setiap Ancaman