Presiden Donald Trump turut angkat bicara. Ia menyebut peristiwa ini sangat mengerikan dan memastikan fokus utama saat ini adalah penyelamatan korban.
Ia menyatakan penyelidikan masih berlangsung dan meminta publik Amerika untuk berduka.
Tak hanya Trump, Wakil Presiden JD Vance juga menyuarakan keprihatinan melalui media sosial X. Ia menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan dengan saksama.
Pelaku Masih Hilang di Telan Malam
Di tengah duka yang menyelimuti, satu pertanyaan besar masih menggantung: di mana pelakunya? Hingga saat ini, pria yang diduga berusia sekitar 30 tahun itu masih buron.
“Saat ini kami belum menahan pelaku penembakan,” tegas Wali Kota Smiley.
Insiden ini tentu menjadi pukulan telak bagi Universitas Brown. Kampus bergengsi yang masuk dalam jajaran Ivy League jaringan perguruan tinggi paling prestisius di Amerika itu kini harus berhadapan dengan trauma yang mendalam. Suasana akademik yang biasanya tenang dan fokus, kini tercoreng oleh tragedi yang memilukan.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran di Stasiun Jakarta Capai 52 Ribu Penumpang per Hari
Harga Sembako Melonjak di Pasar Lebak Jelang Idulfitri 2026
Karyawan Freeport Indonesia Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa di Momen Ramadan
Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran