“Siswa Paskibra harus terlibat langsung. Bisa dengan menari atau menyanyikan lagu tradisional,” ujarnya.
“Jangan sampai kita melupakan kebudayaan kita sendiri.”
Siti juga bercerita tentang sebuah pencapaian yang membanggakan. Pada Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat SLTA di Jakarta, November lalu, para peserta menunjukkan kemampuan hafalan yang luar biasa terhadap pasal-pasal UUD.
“Mereka hafal betul. Dalam lomba, jika ditanya rumusan sebuah pasal, mereka harus menyebutkannya persis tanpa ada satu kata pun yang salah,” katanya dengan nada kagum.
Tapi, hafalan saja tidak cukup. Itu hanya langkah pertama. Siti Fauziah punya harapan yang lebih dalam. Ia ingin pasal-pasal itu hidup dalam tindakan sehari-hari.
“Saya berharap buku sosialisasi ini jangan sampai jadi ‘bantal’,” pungkasnya, disambut tawa.
“Pelajarilah bersama. Kita hayati isinya, lalu kita wujudkan dalam kehidupan nyata.”
Acara sosialisasi itu sendiri turut dihadiri oleh Sekda Pemkab Sumedang, Tuti Ruswati. Hadir pula sebagai narasumber, Asda I Pemkab Sumedang Dian Sukmara dan Raden Taufiq Gunawansyah, yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang.
Artikel Terkait
Pegadaian Fasilitasi Mudik Lebih dari 4.000 Pemudik Jelang Lebaran 2026
KPK Tahan Staf Khusus Eks Menag Yaqut Terkait Dugaan Pungli Kuota Haji
BI Proyeksikan Ekonomi Kuartal I 2026 Tumbuh 4,9-5,7%, Didorong Kuatnya Permintaan Domestik
Mercedes-Benz Siapkan 12 Titik Bengkel Siaga untuk Mudik Lebaran 2026