Di sisi lain, Prabowo tak hanya fokus pada penanganan darurat bencana. Dalam pertemuan itu, persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru turut menjadi pembahasan serius. Beliau meminta persiapan pasokan pangan dan bahan bakar dilakukan sedini mungkin.
"Beliau juga ingin memastikan ketersediaan bahan bakar di seluruh Indonesia. Kemudian masalah komunikasi juga diperhatikan, termasuk peringatan dini dari BMKG untuk beberapa daerah yang mungkin pada Natal dan Tahun Baru ini akan mengalami peningkatan curah hujan untuk menjadi perhatian," papar Prasetyo.
Ia melanjutkan, "Termasuk ketersediaan bahan-bahan makanan dan bahan pokok. Diminta untuk menjaga kestabilan masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru."
Intinya, mitigasi cuaca ekstrem di penghujung tahun ini dianggap krusial. Presiden ingin semuanya siap, dari logistik hingga sistem peringatan dini, agar situasi tetap kondusif.
Artikel Terkait
Dinamika Keraton Solo: PN Solo Kabulkan Ganti Nama, Mangkubumi Fokus Revitalisasi
Trump Pertimbangkan Serangan Terarah untuk Dukung Demonstran Iran
Krisis Air Ancam RSUP M. Djamil, Pemerintah Gerak Cepat Bor Sumur Cadangan
Bupati Bogor Ungkap Kendala Perbaikan Jalan di Tengah Hujan