Personel polisi juga membantu mengamankan lokasi. Upaya gabungan ini akhirnya berhasil. Truk sampah berhasil ditarik keluar dari lubang.
Menurut Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, evakuasi rampung sekitar pukul 10.00 WIB. Situasi pun pelan-pelan kembali normal, lalu lintas mengalir lagi.
Lantas, apa penyebab jalan itu bisa amblas? Asmar menyoroti kondisi gorong-gorong di bawahnya. Strukturnya ternyata sudah retak sejak beberapa hari sebelumnya.
"Amblasnya gorong-gorong tersebut diakibatkan air pasang yang tinggi sehingga struktur bangunan menjadi keropos dan mengakibatkan amblas serta Insiden tersebut," imbuhnya.
Debit air yang tinggi belakangan ini disebut-sebut mempercepat keroposnya material. Alhasil, beban truk yang melintas jadi pemicu terakhir.
Meski begitu, Asmar menilai respons tim di lapangan patut diacungi jempol. Koordinasi antara DLH, Damkar, dan Polres berjalan cukup solid. Evakuasi bisa dilakukan dengan aman dan situasi tidak berlarut-larut. Cukup singkat, memang, tapi efeknya mengganggu. Untungnya, semuanya bisa ditangani dengan cepat.
Artikel Terkait
Politisi Mali Divonis Tiga Tahun Penjara di Pantai Gading Atas Tuduhan Hina Presiden
Kasus Hogi Minaya Ditutup, Kejari Sleman: Demi Kepentingan Hukum
Tiga TKA China Jadi Tersangka Pengeroyokan Pekerja Lokal di Tambang Kolaka
Polisi Akhiri Penyidikan, Kasus Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah Dinyatakan Non-Pidana