Personel polisi juga membantu mengamankan lokasi. Upaya gabungan ini akhirnya berhasil. Truk sampah berhasil ditarik keluar dari lubang.
Menurut Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, evakuasi rampung sekitar pukul 10.00 WIB. Situasi pun pelan-pelan kembali normal, lalu lintas mengalir lagi.
Lantas, apa penyebab jalan itu bisa amblas? Asmar menyoroti kondisi gorong-gorong di bawahnya. Strukturnya ternyata sudah retak sejak beberapa hari sebelumnya.
"Amblasnya gorong-gorong tersebut diakibatkan air pasang yang tinggi sehingga struktur bangunan menjadi keropos dan mengakibatkan amblas serta Insiden tersebut," imbuhnya.
Debit air yang tinggi belakangan ini disebut-sebut mempercepat keroposnya material. Alhasil, beban truk yang melintas jadi pemicu terakhir.
Meski begitu, Asmar menilai respons tim di lapangan patut diacungi jempol. Koordinasi antara DLH, Damkar, dan Polres berjalan cukup solid. Evakuasi bisa dilakukan dengan aman dan situasi tidak berlarut-larut. Cukup singkat, memang, tapi efeknya mengganggu. Untungnya, semuanya bisa ditangani dengan cepat.
Artikel Terkait
Peringatan MSCI dan Tantangan Reformasi Pasar Modal di Era Prabowo
Letjen Richard Tampubolon Desak Huntara Segera Rampung, Tinjau Langsung Tiga Kabupaten Terdampak Banjir
Diduga Serangan Jantung, Pria Tewas di Dalam Mobil yang Terparki Seharian di Bahu Tol Cikampek
Pencarian Remaja di Ciliwung Terhenti, Arus Deras Jadi Kendala