Namun begitu, urusan penanganan medis bukan satu-satunya. Pramono juga menegaskan bahwa Pemprov DKI akan menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak terkait. Bagi dia, kewajiban itu jelas jatuh ke pundak perusahaan.
"Siapa pun yang menjadi driver, perusahaan itu yang harus tanggung jawab," ucap Pramono dengan nada tegas.
"Enggak mungkin kemudian Pemerintah Jakarta harus mengurus sampai orang nyopir. Perusahaannya harus men-training dan bertanggung jawab," imbuhnya.
Sebelum pernyataan gubernur beredar, video kejadian sudah lebih dulu menyebar. Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah siswa tergeletak di lapangan sekolah. Adegannya sungguh memilukan dan memicu kemarahan warganet. Kini, selain fokus pada keselamatan korban, sorotan juga mengarah pada proses hukum dan tanggung jawab moral atas insiden yang seharusnya bisa dicegah ini.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Tiga Pelaku Perampokan dan Penyiksaan terhadap Pasangan Lansia di Cileungsi
DPRD Banten Panggil Dinkes, Waspadai Lonjakan 2.000 Suspek Campak
Satgas Saber Pangan Temukan Cabai Rawit dan Minyak Goreng Masih di Atas HET
Pemprov DKI Gelar Car Free Night dan Gratiskan Transportasi Umum Saat Lebaran