Truk pertama, misalnya, membawa peralatan teknis seperti chainsaw, jet pump, dan genset. Juga ada kain kafan serta mainan anak-anak.
Truk kedua dan ketiga lebih banyak mengangkut tandon air besar serta bahan bakar seperti solar dan bensin dalam jerigen.
Sementara itu, truk keempat berisi paket sembako untuk 200 keluarga, ditambah ratusan stel pakaian dinas lapangan (PDL) dan perlengkapan komunikasi.
Bantuan khusus datang dari Ketum Bhayangkari melalui truk kelima. Isinya berupa barang-barang pendukung seperti obat-obatan dalam jumlah besar, bahan makanan, rokok, serta perlengkapan ibadah dan selimut. Yang menarik, ada juga ratusan seragam sekolah yang disiapkan.
“Kami berusaha memenuhi kebutuhan yang paling dasar dulu, tetapi juga memikirkan untuk pemulihan aktivitas sehari-hari, termasuk sekolah,” ujar seorang anggota rombongan.
Truk terakhir, truk keenam, kembali mengangkut lebih banyak seragam sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, dilengkapi dengan selimut.
Dengan adanya distribusi bantuan skala besar ini, diharapkan beban warga yang mengungsi bisa sedikit terangkat. Kunjungan Kapolri beserta peninjauan fasilitas menegaskan komitmen Polri dalam penanganan darurat bencana, tidak hanya sekadar di atas kertas.
Artikel Terkait
Bamsoet Soroti Langkah Prabowo Perkuat Bursa di Tengah Guncangan MSCI
Rakornas 2026 di Sentul: Kunci Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas
Kisah Penculikan Bocah Bekasi Berakhir di Atas Bus Bandung-Merak
DPR Apresiasi Langkah Cepat Danantara Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sumbar