Asap tebal tiba-tiba memenuhi basement sebuah pesantren di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu siang kemarin. Kebakaran yang muncul sekitar pukul dua lebih itu langsung memicu kepanikan. Yang paling mencemaskan, sejumlah santri dilaporkan mengalami sesak nafas akibat menghirup asap.
Petugas di Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengonfirmasi kejadian ini.
"Objek Basement Pesantren Al Mawaddah," jelas seorang petugas, ketika dikonfirmasi.
Menurut data yang mereka terima, laporan pertama masuk tepat pukul 14.29 WIB. Responsnya pun tak main-main. Untuk mengatasi si jago merah, damkar mengerahkan kekuatan yang cukup besar. Sembilan unit mobil lengkap dengan puluhan personel langsung diterjunkan ke lokasi.
"Pengerahan unit personel, 9 unit 42 personel," terang petugas command center itu, merinci skala operasi pemadaman.
Tiga Santri Dilarikan ke Rumah Sakit
Korban jiwa beruntung tak ada. Namun, insiden ini tetap meninggalkan trauma. Tiga santri yang terdampak asap kebakaran mengalami gangguan pernapasan. Mereka terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Keadaan mereka kini terus dipantau.
Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Suasana di sekitar pesantren perlahan mulai kondusif, meski kesibukan tim damkar dan keprihatinan atas santri yang sakit masih terasa.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Guru yang Tanamkan Nilai dan Etika Tak Tergantikan AI
WHO Konfirmasi Wabah di Kapal Pesiar MV Hondius Akibat Virus Andes yang Langka
Serangan Israel Tewaskan Komandan Senior Pasukan Radwan Hizbullah di Beirut
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada 6-8 Mei 2026