Pertemuan di Moskow itu bukan sekadar basa-basi diplomatik belaka. Menurut Prabowo, sudah ada langkah konkret yang digulirkan. Pemerintah Indonesia disebut telah mempertemukan pelaku industri dan BUMN dengan rekanan dari Rusia. Tujuannya, untuk mendorong kerja sama strategis yang sudah dirintis agar bisa lebih cepat lagi terwujud.
“Saya sudah pertemukan, hubungkan dengan entitas-entitas industri kami,” jelas Prabowo. “Sepertinya sudah banyak sekali tindak lanjut yang positif.”
Di sisi lain, Prabowo tampak menghargai kesibukan sang tuan rumah. Dia menyadari betapa padatnya agenda Putin, sehingga penerimaan dan waktu yang diberikan hari itu dianggapnya sangat berarti.
“Terima kasih atas penerimaan saya. Saya paham bahwa Presiden Putin agendanya sangat sibuk,” ujarnya menutup pembicaraan.
Kini, bola ada di pihak Putin. Undangan itu telah diterima, dan dunia tinggal menunggu kapan sang pemimpin Rusia itu benar-benar mendarat di Indonesia.
Artikel Terkait
Oknum Petugas di Pelabuhan Ciwandan Diduga Jual Tiket dengan Harga Lebih Mahal
Manchester United Kukuhkan Posisi Ketiga Usai Tundukkan Aston Villa 3-1
Menhub Sebut Antrean Truk di Bandar Bakau Jaya Bagian dari Strategi Urai Kepadatan Merak
BRIN dan Agrinas Palma Jalin Kerja Sama Dongkrak Riset Sawit Berkelanjutan