Namun begitu, China bersikukuh pada posisinya. Guo Jiakun dengan tegas menyatakan bahwa Beijing sudah "mengklarifikasi posisinya yang tegas mengenai masalah ini, dan faktanya sangat jelas".
Alih-alih mempertahankan diri, juru bicara itu malah balik menyerang. Dia mengalihkan pertanyaan ke arah Jepang.
"Saya justru menyarankan para jurnalis bertanya ke pihak Jepang. Kenapa jet-jet tempur Pasukan Bela Diri mereka sampai muncul di area terkait? Mereka yang menciptakan insiden berbahaya ini," ucap Guo.
Dia pun melontarkan pertanyaan yang bernada kecurigaan. "Apakah mereka sengaja mengganggu latihan normal kami dan memicu ketegangan?" tanyanya dalam konferensi pers itu.
Jadi, kedua negara saling tunjuk. Satu bilang ini prosedur biasa, yang satu lagi menudingnya sebagai manuver berbahaya. Ketegangan di udara sepertinya masih akan berlanjut.
Artikel Terkait
Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Puncak Arus Mudik
Bocah 7 Tahun Terseret Arus Ditemukan Meninggal di Sungai Bendo Mongal Kediri
Pemudik Motor di Bekasi Antisipasi Perjalanan Molor Hingga 16 Jam
Menteri Sekretaris Negara Minta Maaf Atas Kemacetan Parah di Pelabuhan Gilimanuk