Namun begitu, China bersikukuh pada posisinya. Guo Jiakun dengan tegas menyatakan bahwa Beijing sudah "mengklarifikasi posisinya yang tegas mengenai masalah ini, dan faktanya sangat jelas".
Alih-alih mempertahankan diri, juru bicara itu malah balik menyerang. Dia mengalihkan pertanyaan ke arah Jepang.
"Saya justru menyarankan para jurnalis bertanya ke pihak Jepang. Kenapa jet-jet tempur Pasukan Bela Diri mereka sampai muncul di area terkait? Mereka yang menciptakan insiden berbahaya ini," ucap Guo.
Dia pun melontarkan pertanyaan yang bernada kecurigaan. "Apakah mereka sengaja mengganggu latihan normal kami dan memicu ketegangan?" tanyanya dalam konferensi pers itu.
Jadi, kedua negara saling tunjuk. Satu bilang ini prosedur biasa, yang satu lagi menudingnya sebagai manuver berbahaya. Ketegangan di udara sepertinya masih akan berlanjut.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Gaza Terkoyak Lagi, 11 Jiwa Melayang di Tenda Pengungsian
Motif Penculikan Bocor: Pelaku Ingin Rujuk dengan Ibu Korban
Jalur Penyelamatan Truk di Panyalaian Segera Dibangun, Anggaran Pusat Sudah Disetujui
Polairud Bergerak Cepat Atasi Kemacetan Kapal di Muara Angke