Asap masih mengepul di Kemayoran, sementara rasa duka sudah menyelimuti. Kebakaran hebat yang melanda gedung Terra Drone di Jakarta Pusat itu, sayangnya, menewaskan 22 orang. Suasana mencekam saat itu diceritakan oleh Wandi, seorang saksi mata berusia 51 tahun.
Menurut pengakuan Wandi yang bekerja sebagai tukang parkir di sekitar lokasi, semua berawal dari sebuah ledakan. Diduga, pemicunya adalah baterai yang sedang dicas. "Mulanya katanya dari ini, dia mengecas baterai, meledak," ujarnya.
Dia melanjutkan, "Nyala, gede apinya. Asapnya tebal langsung."
Yang menarik, api ternyata hanya berkobar di bagian lantai bawah. Namun begitu, bahaya justru datang dari asap hitam pekat yang dengan cepat memenuhi seluruh ruang dan menjalar ke lantai atas. Situasi ini rupanya membuat panik para karyawan yang ada di dalam.
Artikel Terkait
Roy Suryo Kaitkan Perubahan Sikap Rismon Soal Ijazah Jokowi dengan Supersemar
Polisi Ungkap Komplotan Perampok di Cileungsi, Hasil Curian Dibeli Vila dan Kebun
Lalu Lintas Tol MBZ Meningkat 75% Saat Gelombang Mudik Lebaran
Pemerintah Bahas Efisiensi dan Penyesuaian Anggaran di Rapat Koordinasi