"Sebuah kehormatan besar bagi saya. Dan hari ini kita telah mengadakan pertemuan yang sangat produktif," tuturnya.
Memang, dari pertemuan itu tercapai sejumlah kesepakatan. Kerja sama dijajaki di berbagai bidang yang menjadi kepentingan bersama kedua negara. Prabowo melihat Indonesia dan Pakistan punya banyak kesamaan.
"Kita memiliki nilai-nilai yang sama, kita memiliki kepentingan yang sama. Kita berdua, mungkin, adalah negara Muslim terbesar di dunia," paparnya.
Tapi ada satu poin yang ia tekankan: corak keislaman di kedua negara. "Namun, Islam kita adalah Islam moderat, yang mempromosikan inklusivitas, toleransi," imbuh Prabowo. Hubungan historis dan persaudaraan yang sudah lama terjalin, disebutnya, sangatlah kokoh.
Kunjungan kenegaraan ini dilakukan Prabowo sejak Senin (8/12). Sebelum terbang ke Islamabad, ia lebih dulu meninjau penanganan banjir di Aceh. Rupanya, dari Aceh langsung ke Pakistan, sambutan hangat yang ia terima sungguh berbeda namun sama-sama berkesan.
Artikel Terkait
Mayora Bangun Sepuluh Sumur untuk Fasilitas Kesehatan di Aceh Pascabencana
Razia Sabu 5,3 Kg di Tangsel, Dua Bandit Diamankan dari Kolong Flyover hingga Kontrakan
Prasetyo Tegaskan: Reshuffle Kabinet Murni Hak Prerogatif Presiden Prabowo
Gas Whip Pink di Balik Kematian Lula Lahfah, Polisi: Jangan Coba-Coba!