“Ini penting supaya mereka tidak mengalami kesulitan,” tegasnya.
Soal akses transportasi yang sempat dikeluhkan, ia punya jawaban. Warga rusun ini akan dimasukkan dalam daftar 15 golongan penerima layanan transportasi gratis. Belum cukup sampai di situ, rencananya juga akan disediakan shuttle bus khusus untuk memudahkan mobilitas sehari-hari.
Di tempat yang sama, Kepala Distamhut Fajar Sauri merinci proses relokasi. Total ada 137 kepala keluarga yang terdampag pembongkaran di TPU Menteng Pulo II. Rinciannya, 133 bangunan bersifat non-permanen dan 4 lagi permanen.
Dari jumlah itu, mayoritas tepatnya 88 KK dipindahkan ke Rusun Jagakarsa ini. Sebagian kecil, masing-masing 2 KK, menempati Rusun Rawa Bebek dan Rusun PIK. Sisanya memilih untuk pulang kembali ke kampung halaman mereka.
Artikel Terkait
Solu Bolon Warnai HUT Toba, Bupati Ajak Masyarakat Bernostalgia
Polda Riau Musnahkan Ratusan Rakit dan Ungkap Puluhan Kasus Tambang Emas Ilegal
Kapolri Tinjau Inovasi Green Policing dan Teknologi RADAR di Riau
Kuasa Hukum Insanul Fahmi Keluhkan Kendala Pertemuan dengan Anak di Tengah Proses Perceraian