Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tak lama lagi akan mendapat perhatian khusus dari DPRD DKI Jakarta. Mereka berencana menggalang dana untuk para korban. Kabar baiknya, warga Jakarta juga diajak untuk turut serta menyumbang.
Rencananya, pengumpulan donasi ini akan digelar Sabtu depan, bertepatan dengan acara Badan Kehormatan (BK) Award 2025. Soal target nominal, panitia sengaja tidak menetapkan angka pasti. Meski begitu, harapannya tentu saja sebesar mungkin.
Ketua BK DPRD Jakarta, Yudha Permana, menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Gedung DPRD, Senin lalu.
"Untuk target total, kami tidak memberikan angka paten pada malam penganugerahan nanti. Tapi tentu kami berharap nilainya besar, untuk keluarga-keluarga yang membutuhkan," ujar Yudha.
Dia melanjutkan, "Acara ini kami harap bisa jadi wadah bagi warga Jakarta, seluruh anggota dewan, dan ASN di Pemprov DKI untuk memberi donasi sebesar-besarnya."
Yudha kemudian menyelipkan harapan pribadinya. "Alhamdulillah kalau bisa di atas Rp 500 juta. Dan kami senang sekali kalau bisa mencapai Rp 1 miliar," lanjutnya penuh harap.
Menurutnya, partisipasi warga sangat krusial. Bantuan untuk korban bencana di Sumatera itu masih akan dibutuhkan hingga berbulan-bulan ke depan. Kondisi di lapangan memang masih memprihatinkan.
"Mudah-mudahan semua bisa terealisasi kalau semua warga Jakarta dan kader membantu dengan ikhlas. Berapapun nilainya, Insyaallah akan bermanfaat untuk saudara-saudara kita di sana," tegas Yudha.
Nah, soal transparansi, Yudha menjamin donasi akan dilaporkan secara langsung dan real-time saat acara berlangsung. Rencananya, setiap 10 menit, MC akan mengumumkan update jumlah dana yang masuk. Begitu seterusnya hingga acara selesai, sehingga total akhirnya diketahui semua pihak.
Mekanismenya pun dibuat semudah mungkin. Anggota dewan dan masyarakat bisa menyumbang via QRIS yang akan ditampilkan selama acara. Untuk penyalurannya, DPRD DKI akan berkolaborasi dengan BPBD Jakarta agar bantuan tepat sasaran dan tidak terlambat.
Di sisi lain, Yudha berharap BK Award 2025 ini punya dua manfaat sekaligus. Selain tentu saja mengapresiasi kinerja anggota dewan, momen ini diharapkan bisa menyalakan kembali api solidaritas di tengah situasi sulit yang dialami saudara-saudara kita. Sebuah langkah nyata di luar rutinitas politik.
Artikel Terkait
Obesitas Akibat Gaya Hidup Modern, Operasi Bariatrik Jadi Opsi Terapi Medis
Archworks X UPJ Ubah Stigma Arsitektur Elitis Lewat Festival Interaktif di Bintaro
Rupiah Tembus Rp17.424 per Dolar AS, Pemerintah Sebut Tekanan Akibat Faktor Global dan Musiman
Rusia Hantam Zaporizhzhia, 12 Tewas Setelah Gencatan Senjata Sepihak